mediabangsa.com – Wali Kota Medan Bobby Nasution mendampingi Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meresmikan Pos Bloc Medan yang merupakan ruang kreatif publik memanfaatkan bangunan sejarah di Kota Medan, Sumatera Utara.

“Pos Bloc Medan, Lapangan Merdeka dan kawasan Kota Lama Kesawan nantinya akan menjadi kawasan ekonomi guna membangkitkan perekonomian Kota Medan, terutama UMKM,” ujar Bobby di Medan, Minggu.

Revitalisasi Lapangan Merdeka maupun penataan kawasan Kota Lama Kesawan, lanjut dia, kini tengah berjalan lancar dan bisa selesai sesuai dengan target yang ditetapkan.

Ketiga bangunan maupun kawasan bersejarah di inti Kota Medan diharapkan bisa mendorong UMKM bangkit dan berkembang, termasuk mengantisipasi kemungkinan resesi ekonomi pada 2023.

Selain itu, Bobby mengaku, pihaknya selama ini juga membantu anak muda kreatif agar bisa menelurkan gagasan dan kreatifitas, tetapi Pemkot Medan punya keterbatasan.

Oleh karenanya, Pemkot Medan terus membangun kolaborasi bersama pemerintah pusat membantu anak-anak muda kreatif untuk maju dan berkembang menyalurkan kreatifitas dan gagasannya.

Diketahui, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Wali Kota Medan Bobby Nasution, Dirut PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi dan Komisaris Utama PT Pos Indonesia Rhenald Kasali meresmikan Pos Bloc Medan di gedung kantor Pos Medan, Sabtu (29/10).

“Atas nama Pemkot Medan, kami.mengucapkan terima kasih kepada Kementerian BUMN dan PT Pos Indonesia yang telah menjadikan Kantor Pos ini sebagai Pos Bloc Medan,” terang dia.

“Kami berharap ini dijadikan anak-anak muda kreatif, dan pelaku UMKM sebagai tempat belajar sekaligus mengisinya dengan kreasi, kegiatan yang baik serta menarik,” tutur Wali Kota Bobby.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi atas diresmikan Pos Bloc Medan, dan optimistis kehadirannya membangun “brand image” pelaku UMKM untuk bangkit dan naik kelas serta menjadi ikon baru di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

“Saya berharap agar pelaku UMKM di Kota Medan bisa menghasilkan produk yang unik, mengandalkan karakter dan kearifan lokal, sehingga dapat bersaing di pasaran,” ucap menteri.

“Ditambah lagi Medan merupakan kota dunia sesuai dengan sejarah perkembangannya di masa lampau, sehingga kaya narasi sejarah yang sangat menarik,” ungkap Teten.