mediabangsa.com – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2022/10/24/KM1pHMws/go-fast-vvc-9-33eb.jpeg”>

Ajang balap lintasan lurus (drag race) yang diselenggarakan klub otomotif Volkswagen Van Club (VVC) bertajuk; “VVC Go and Fast – Drag Race VW Series Putaran II” berlangsung sukses dan aman.

Gelaran drag race VW yang masuk kalender nasional kegiatan Volkswagen Indonesia Asosiasi (VIA) ini digelar di Sirkuit Non-Permanen Adhi City, Sentul, pada 22-23 Oktober 2022.

Kelas Balap Lengkap

Tidak hanya melombakan kelas khusus VW klasik aircooled alias Drag Race VW, gelaran drag race yang menggandeng IMI DKI Jaya ini juga membuka diri bagi peserta non-VW yang datang dari kendaraan merek lainnya baik Jepangan maupun mobil Eropa lainnya.

Selain itu, VVC Go and Fast juga menghadirkan kelas khusus motor. Baik mobil dan motor menggunakan sistem bracket time di tiap kategorinya. Kesuksesan drag race putaran II dari rangkaian drag race VW nasional ini tidak lepas dari dukungan sponsorship Jakarta Storm Speed, Adhi City Sentul, dan dukungan IMI DKI Jaya serta VIA.

Tak hanya Drag Race VW, Vespa kencang pun semarakkan balap ini

Bahkan Jakarta Storm Speed sekaligus memanfaatkan momentum drag race ini guna memperkenalkan keberadaan dan kiprah team-nya ini ke sejumlah media nasional hari Sabtu (22/10) lalu.

“Alhamdulillah acara selama dua hari ini berjalan aman dan lancar. Terima kasih kami sampaikan ke para sponsorship dan semua pihak berkolaborasi di acara ini. Mohon maaf apabila ada kekurangan di sana-sininya,” ujar Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, M.M, Ketua Umum VVC.

Drag Race VW berani ‘lawan’ Innova tahun muda

Selain menyampaikan apresiasinya terhadap Jakarta Storm Speed (JS) dan Adhi City Sentul, Pudji juga menyampaikan terima kasihnya untuk Ketua Umum IMI Pusat, Ketua IMI DKI Jaya, dan Ketua Umum VIA atas dukungan yang diberikan ke VVC hingga terselenggaranya sukses acara ini.

Khusus para pebalap yang berpartisipasi dan sukses menuai prestasi, Pudji yang juga Komisioner Kompolnas ini menyampaikan apresiasi dan harapannya agar para pebalap terus bersemangat menorehkan prestasi untuk negeri, tentunya mengedepankan semangat sportivitas dan kreativitas.

Kombi alias Bus turut berpacu di Drag Race VW kali ini

Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya drag race sebagai penyaluran adrenalin yang tepat, yang bermanfaat menghindari kebut-kebutan di jalan raya. “Sebagai insan sesama pehobi otomotif, kita tetap harus jadi pelopor keselamatan berlalulintas. Mari kita jadikan ajang seperti ini sebagai kebutuhan kita bersama,” imbuh Pudji yang sempat ikutan turun dengan VW Kombi ‘Doreng’ kesayangannya.

Selama dua hari penyelenggaraan, alam pun seperti bersahabat dengan kelancaran acara ini. Wilayah Sentul yang kalau menjelang petang sering diguyur hujan, selama dua hari perhelatan semesta alam seperti menunjukkan dukungannya. Acara start hingga finish bisa dilalui tanpa terpaan hujan yang bisa memberi efek resiko cukup besar.

VW kodok enggak bisa ngebut? Kata siapa…

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Harvyanto Suharto, antusiasme yang ikut acara ini cukup besar, terlebih menjelang tutupnya waktu registrasi jelang balap. “Hal ini lumrah, mengingat ‘saling tunggu’ antar kompetitor sudah lazim terjadi. Drag race ini kita juga memakai regulasi yang diterbikan pihak IMI, termasuk aspek safety dan kelas-kelasnya,” ujar Harvy.

Ia juga menyampaikan terima kasih untuk semua pantia dan juga para sponsorship atau pendukung acara ini hingga berlangsung sesuai jadwal serta aman dan lancar. Tak lupa, selain keriaan yang disajikan, VVC juga tetap berkomitmen melakukan kepedulian terhadap sesama sebagai ciri khasnya.

Keterlibatan Jakarta Storm Speed

Sementara sebagai pendukung utama gelaran drag race VVC ini, R. Adi Yunadi Endjun selaku founder dan pimpinan JS Fondation mengungkapkan, kalau kiprah Jakarta Storm Speed (JS) di acara ini merupakan sebagai upaya pengembangan JS ke bidang selain olah raga basket yang selama ini dilakoni.

Terkait keikutsertaannya di ajang VVC Go and Fast ini, Adi menyatakan selain dirinya sebagai anggota klub VVC, pihaknya juga ingin menjadikan gelaran drag race VVC ini sebagai langkah awal JS serius terjun di dunia balap lintasan lurus dan dunia otomotif Indonesia.

Tim Jakarta Storm Speed tampil All Out di Drag Race VW kali ini

Keterlibatan JS di acara ini menurut Adi, merupakan wujud keinginannya untuk ‘turun gunung’ membantu perhelatan klubnya sendiri yakni VVC, sambil mengkolaborasikan dengan wadah yang dibuatnya untuk dunia otomotif tersebut.

Menurut Adi, drag race memiliki memori special baginya. Karena ia yang pertama kali melakukannya di Indonesia saat itu di era 1980-an. “Untuk saat ini, kebetulan masuk tawaran pertama drag race VVC ini. Dengan keinginan membangkitkan kembali semangat drag race, saya berpikir ada baiknya mendukung event ini. Apalagi VVC-kan klub saya sendiri juga,” senyum Adi saat ditanya latar belakang keikutsertaan JS di ajang VVC Go and Fast ini.

Mobil balap Jakarta Storm Speed sedang in action

“Momennya tepat, ketika kembali ke dunia otomotif, klub saya sendiri pas mau bikin event. Nah dengan tangan terbuka kami sambut gagasan ini untuk bersama mewujudkannya. Toh ini juga klub di mana saya jadi anggotanya. Intinya kita bantu sama-sama agar maju bersama,” imbuh Adi.

Ajang Berbagi

Sementara memanfaatkan momentum balap, VVC tetap menghadirkan ciri khasnya saat mengelar acara, yakni bakti sosial. Bakti sosial yang dimaksud, memberi sejumlah donasi ke warga sekitar acara, khususnya anak-anak yatim-piatu dan para jompo.

“Kami serahkan bantuan untuk 83 anak yatim piatu dan 36 jompo dari dua desa di sekitaran lokasi acara. Semoga bermanfaat bagi mereka yang membutuhkannya dan berkah bagi donaturnya,” tutup Harvy. Acara penyerahan donasi ini dilangsungkan sesaat sebelum perayaan syukuran HUT ke-41 Tahun VVC di Sabtu (22/10) malamnya.