mediabangsa.com

Saat ini hampir seluruh mobil sudah menggunakan sistem rem ABS (Anti lock Braking System). Sistem ini memungkinkan mobil masih dapat dikemudikan meskipun mobil di rem mendadak (panic brake).

Namun siapa sangka, banyak pengemudi yang belum memahami teknik pengereman mobil dengan ABS. Terkadang, walau sudah dilengkapi fitur keselamatan tersebut, pengemudi masih menginjak pedal rem dengan ragu-ragu.

1. Injak Penuh Pedal Rem

Jangan ragu-ragu untuk injak penuh pedal rem saat melakukan panic brake

Saat harus melakukan pengereman mendadak, mobil yang sudah dilengkapi fitur rem ABS akan lebih diunggulkan dibanding yang non ABS. Karena dengan perangkat ini memungkinkan roda tidak mengunci saat dilakukan pengereman keras.

Akibatnya, pengemudi masih bisa mengontrol laju kendaraan untuk menghindari objek di depannya. Namun perl dicatat, Anda sebagai pengemudi jangan ragu untuk menginjak pedal rem. Teknik pengereman mobil dengan ABS adalah dengan menginjak penuh pedal rem, biarkan sistem ABS bekerja, dan Anda tinggal harus bermanuver mengindari objek agar tidak terjadi tabrakan.

2. Timbul Getaran

Saat dilakukan pengereman mendadak, rem ABS akan cenderung bergetar

Sistem ABS akan memerintahkan setiap roda untuk tetap bisa berputar walau tengah dilakukan panic brake. Efek yang timbul dari kondisi ini adalah munculnya tendangan balik pada pedal rem. Jangan kaget jika rem terasa bergetar, karena ini adalah bagian dari sistem kerja rem ABS tersebut.

Teknik pengereman mobil dengan ABS ini tentunya akan berbeda pada mobil non ABS. Karena si pengemudilah yang harus menjaga secara manual agar roda tidak terkunci saat di rem mendadak. Teknik pengereman ini dinamakan threshold.