mediabangsa.com – Bukan sebuah rahasia lagi bahwa dukungan orangtua dalam pertumbuhan dan perkembangan anak sangatlah penting. Dukungan yang diberikan dapat dituang melalui berbagai hal, salah satunya melalui reward atau penghargaan.

Reward diadakan sebagai bentuk apresiasi kepada anak atas pencapaian yang telah dibuat. Rupanya, reward mempunyai peran penting dalam membentuk perilaku anak ke arah yang positif.

Selain itu, reward juga bisa membantu anak membangun kebiasaan baik dari hal-hal kecil, seperti merapikan tempat tidur, mengerjakan tugas sekolah, menyikat gigi sebelum tidur, hingga membantu orangtua membersihkan rumah.

Untuk informasi selengkapnya, berikut siap membahas manfaat memberikan reward dalam pembentukan perilaku anak.

1. Macam-macam self reward yang bisa diberikan kepada anak

Reward bisa orangtua terapkan berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat bersama anak. Orangtua bisa memberikan reward sebagai bentuk apresiasi atas hal yang sudah dilakukan anak, bisa dalam bentuk mainan, makanan, atau buku.

Ada kalanya, reward perlu diberi bobot lebih untuk membentuk perilaku-perilaku positif yang diharapkan muncul kepada anak. Sebagai contoh, Mama dan anak telah menyepakati bahwa anak akan mendapat reward berupa mainan baru jika dia mengerjakan PR tanpa diingatkan.

Selain itu, reward dibagi menjadi dua macam bentuk, di antara lain:

2. Manfaat memberi self reward kepada anak

Selain membentuk perilaku positif kepada anak, ternyata reward juga memiliki manfaat lain. Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi selaku psikologi anak dan remaja menerangkan bahwa reward dapat meningkatkan self esteem atau harga diri anak.

Dengan mendapat reward, pasti anak akan merasa dirinya telah berhasil mencapai sesuatu yang diinginkan orangtua. Sehingga, memberikan pemahaman positif pada dirinya sendiri. Kemudian, reward juga dapat mempererat hubungan antara orangtua dan anak.

“Dengan memberikan perhatian lebih banyak pada perilaku baik daripada perilaku buruk maka akan membawa orangtua dan anak ke arah hubungan yang lebih positif,” kata Vera Itabiliana.

Pemberian reward nyatanya juga dapat mendorong anak untuk belajar lebih giat demi menguasai keterampilan atau kemampuan yang diharapkan ke depannya.

3. Hal yang perlu diperhatikan orangtua agar pemberian reward berjalan positif

Ketika membahas self reward, kita tidak akan terlepas dari apa yang disebut motivasi. Tentu, motivasi yang dipahami antara orang dewasa dan anak-anak sangatlah jauh berbeda.

Pada anak, motivasi secara dominan datang dari eksternal atau luar dirinya. Perilaku yang ditampilkan anak bergantung pada reward atau konsekuensi dari orangtua.

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pemberikan reward berjalan efektif demi membentuk perilaku baik, berikut di antaranya:

Jadi itu dia ulasan terkait manfaat memberikan reward dalam pembentukan perilaku anak. Mama sudah menerapkan konsep ini belum?