mediabangsa.com

Alternator atau biasa juga dikenal dengan nama dinamo ampere merupakan komponen yang bertugas untuk mengubah energi mekanik menjadi energi listrik yang akan disimpan dalam aki. Suplai arus listrik dari alternator inilah yang berguna untuk menghidupi beberapa komponen pada mobil, mulai dari mesin, audio, lampu hingga komponen elektrikal lainnya.

Alternator atau juga biasa disebut dinamo ampere bertugas menghasilkan arus listrik untuk keperluan mobil

Namun ketika alternator bermasalah, maka akan membuat komponen elektrikal dan mesin tak dapat bekerja secara optimal. Bahkan kalau sudah parah, besar kemungkinan mobil akan mogok atau berhenti beroperasi. Celakanya, sebagian besar pemilik mobil kerap melupakan kondisi alternator mobil dan kerap mengkambing hitamkan aki ketika mengalami masalah pada suplai listrik. Padahal aki hanya berfungsi sebagai media penyimpanan listrik. Untuk itu, Cintamobil.com akan memberikan ulasan seputar ciri alternator bermasalah, sehingga Anda bisa melakukan diagnosa lebih tepat sehingga lebih cepat mendapatkan penanganan. Simak ciri-ciri alternator bermasalah berikut ini.

1. Indikator bergambar aki menyala

Indikator aki menyala menandakan ketidak beresan dalam kompoen kelistrikan, salah satunya aternator

Ketika indikator bergambar aki di panel instrumen menyala, menandakan tidak stabil atau berkurangnya pasokan arus listrik di aki. Penyebabnya memang beragam, mulai dari kemampuan aki dalam menyimpan arus listrik yang sudah menurun, hingga kemampuan alternator dalam mensuplai arus listrik yang terganggu. Segera cek di bengkel terdekat untuk melihat kemampuan aki dan alternator mobil Anda.

2. Sinar headlamp meredup

Redupnya sinar lampu mobil bisa menjadi salah satu ciri alternator yang mulai lemah

Salah satu indikator alternator yang sudah menurun kemampuannya. Pancaran sinar headlamp yang meredup terjadi akibat suplai listrik untuk komponen elektrikal yang sudah berkurang, sehingga mengganggu kerja dari headlamp. Jika dibiarkan, tak hanya alternator yang akan rusak, namun juga komponen pada lampu Anda.

3. Kondisi aki yang cepat menurun

Lakukan pemeriksaan rutin pada aki agar mudah mengenali kondisi aki atau alternator yang mulai lemah

Jika aki Anda cepat soak atau menurun kondisinya, bisa jadi akibat kerja alternator yang sudah tak optimal, sehingga arus listrik yang disimpan oleh aki pun akan menurun jumlahnya. Indikasi lainnya adalah ketika aki Anda di cek ternyata masih sehat, namun mengalami kesulitan saat distarter, bisa menjadi ciri alternator Anda sudah menurun kondisinya.

4. Mobil sulit distater

Alternator yang lemah juga bisa menyebabkan sulitnya stater mobil

Memang banyak penyebab mobil sulit distater, mulai dari aki soak, dinamo stater yang sudah tak optimal hingga alternator yang mulai bermasalah. Jangan sepelakan gejala mobil sulit distater atau butuh waktu lebih lama saat menstater mobil, terlebih pada pagi hari. Segera lakukan pemeriksaan pada bengkel.

5. Mobil terasa tersendat hingga mogok

Jika sudah parah, alternator tak lagi bisa menyuplai arus listrik dan membuat mobil mogok

Jika sudah terlalu parah, kerusakan pada alternator akan berpengaruh pada performa mesin atau bahkan puncaknya bisa mogok seketika. Mesin membutuhkan pasokan listrik yang stabil untuk melakukan proses pembakaran. Jika pasokan listrik untuk mesin tidak optimal, maka performa mesin pun juga akan terganggu atau bahkan mogok.