mediabangsa.com – Advanced Micro Devices (AMD) baru saja meluncurkan 10 prosesor terbarunya dari seri Ryzen 6000 ke Indonesia. Kini, CPU berarsitektur “Zen 3+” yang dirancang dengan fabrikasi 6nm tersebut bakal segera hadir di Indonesia.

Consumer Business Development Manager AMD Indonesia, Armawati Cen memastikan ada empat vendor laptop yang bakal memboyong laptop berprosesor Ryzen 6000 series ke Tanah Air, yaitu Asus, Lenovo, Acer, dan Hawlett-Packard (HP).

Armawati mengungkapkan, Asus bakal menjadi vendor pertama yang bakal meluncurkan laptop menggunakan prosesor Ryzen 6000 series di Indonesia.

Berdasarkan keterangan tertulis Asus yang diterima KompasTekno, pabrikan asal Taiwan itu memang tengah bersiap memperkenalkan enam laptop gaming yang ditenagai Ryzen 6000 series ke pasar Indonesia pada 20 Juni mendatang.

Laptop Asus tersebut masuk ke dalam seri ROG dan TUF, sebagai berikut:

    Asus ROG Zephyrus G14

    Asus ROG Flow X13

    Asus ROG Zephyrus Duo 16

    Asus ROG Zephyrus G15

    Asus ROG Strix G15 dan G17

    Asus TUF Gaming A15

“Sementara Acer dan HP menyusul di bulan Agustus 2022,” kata Armawati saat ditemui KompasTekno usai acara peluncuran Ryzen 6000 series di Jakarta, Selasa (14/6/2022).

Armawati mengatakan, pihak AMD juga terlibat diskusi dengan Dell untuk menghadirkan laptop gaming Alienware berprosesor Ryzen 6000 series ke Tanah Air. Laptop ini diprediksi masuk Indonesia pada Agustus 2022 mendatang.

Untuk saat ini, laptop berprosesor Ryzen 6000 series yang bakal masuk ke Indonesia memang kebanyakan masih dari seri laptop gaming.

“Namun untuk laptop mainstream dengan prosesor Ryzen 6000 series itu bakal masuk sekitar akhir Juli 2022,” kata Armawati.

Di samping itu, untuk Lenovo, Acer, HP, serta Dell, Armawati belum dapat memberikan rincian tipe laptop yang bakal diluncurkan keempat vendor laptop itu di Indonesia, berikut jadwal ketersedian pastinya.

“Yang jelas, pelan-pelan (laptop berprosesor Ryzen 6000 series) bakal masuk Indonesia. Karena yang bawa vendor laptop, pasti mereka punya jadwal atau timeline-nya masing-masing,” kata Armawati.

Prosesor AMD Ryzen 6000 series ini dibangun dengan arsitektur Zen 3+ (6nm) lengkap dengan pengolah grafis on-chip Radeon 600M berbasis RDNA 2.

Dengan kombinasi teknologi tersebut, kesepuluh prosesor dari seri Ryzen 6000 ini menawarkan efisiensi daya (power efficiency) yang lebih hemat dan kinerja grafis yang lebih baik.

Chip tersebut turut diintegrasikan dengan RAM bejenis DDR5 dan dukungan periferal menggunakan PCIe 4.0 dan USB4. AMD turut menanamkan fitur AI noise cancellation untuk meredam kebisingan suara. Untuk konektivitas, terdapat dukungan Wi-Fi 6E dari Qualcomm dan MediaTek.