mediabangsa.com – Secara umum, harga Bitcoin hari ini masih bearish, itu tercermin pada Selasa pagi hari ini, kripto itu bertengger di bawah US$20 ribu lagi, yakni US$19.800. Ketika artikel ini ditulis pada 12.38 WIB, harga BTC menguat tipis di US$20.031. Pasar menantikan dinamika ekonomi makro lainnya, dampak kenaikan suku bunga The Fed.

Berdasarkan data dari TradingView harga BTC/USD masih dalam wilayah sentimen bearish baik pada time frame 4 jam dan harian dengan rekomendasi jual.

Menggunakan indikator MA50 pada time frame 4 jam, BTC gagal bertahan di atas pergerakan rata-rata itu mulai 11 Juli 2022 itu, setelah bertengger di bawah US$20.500. Indikator itu mengirimkan sinyal kuat akan adanya aksi jual pendek lagi, sebagaimana yang terjadi setelah 28 Juni 2022 lalu yang sangggup menghempaskan BTC ke US$18.880 pada 1 Juli 2022.

Di hari yang sama pada kemarin, indikator popular SuperTrend memberikan sinyal jual ketika harga ditutup negatif di US$20.400.

Penyebab Harga Bitcoin Meluruh

Secara umum penyebab harga kripto nomor wahid itu terus turun dan gagal bertahan di atas US$20 ribu adalah karena harga dolar AS menguat, berdasarkan data indeks dolar (DXY).

Beberapa hari lalu DXY sempat turun setelah mencapai kisaran 107, lalu menguat mulai kemarin di kisaran 108, tingkat tertinggi yang pernah dicapai pada Oktober 2002.

Menguatnya dolar yang ditandai DXY berada di atas MA50 pada time frame mingguan, adalah dampak dari kebijakan kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed yang dimulai efektif sejak Maret 2022 dan akan terus diikuti sepanjang tahun ini. The Fed menegaskan itu pekan lalu, hingga inflasi ditekan menjadi 2 persen, dari sekitar 8,6 persen saat ini.

Relasi positif pasar kripto dengan pasar saham juga ditengarai sebagai penyebab harga BTC terus meluruh. Bahkan sejumlah pelaku pasar, lewat hasil survei Bloomberg yang digelar pada awal Juli 2022 lalu, memproyeksikan harga BTC bisa jatuh di kisaran US$10 ribu.

Jangan Lengah! The Fed dan Bank Sentral Lain Tak Akan Berhenti Kerek Suku Bunga

RSI Bitcoin Sangat Oversold

Secara teknikal, harga BTC saat ini sudah sangat oversold, karena garis RSI sudah jauh di bawah 30, melampaui oversold 12 Januari 2015 pada time frame mingguan dan menyamai oversold 12 Januari 2012.

Pada 27 Juni 2022 RSI BTC berada di 25,67. Sedangkan saat ini di kisaran 28,3, setelah turun dari 29,3 pada 4 Juli 2022. Untuk menyatakan sinyal bullish pendek, maka garis RSI perlu berada di atas garis RSI-based MA yang saat ini berada di kisaran 33,91. [ps]