mediabangsa.com

    4SHARES

(c) Ratumakan Kitchen

Ngaku aja deh, sebagai orang Indonesia, menikmati makan tasanya kurang lengkap kalau nggak ada tambahan sambal. Nggak bisa dipungkiri, sensasi pedas yang hadir dari sambal favorit memang bisa bikin makan apa saja makin nikmat. Berawal dari hobi makan dan kecintaan terhadap sambal ternyata juga bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan, lho.

Hal ini juga yang dialami oleh Caroline Margareth. Mengaku memiliki hobi masak dan doyan makan, ia pun mulai menekuni bisnis sambal kemasan dengan nama Ratumakan Kitchen di Jakarta. Intip ceritanya lebih jauh, yuk!

Ingin Jadikan Passion Sebagai Sumber Penghasilan Utama

© Ratumakan Kitchen

Dalam wawancara bersama tim ManisdanSedap.com, Caroline mengaku memang sudah hobi masak sejak lama. Namun, kesukaannya ini baru benar-benar diseriusi setelah tidak bekerja kantoran.

“ Usaha dibuka bulan Maret 2022. Dari dulu memang hobi masak, cuma baru kesempatan mulai usaha setelah sudah tidak bekerja kantoran. Kena dampak layoff di kantor tempat bekerja dan akhirnya memberanikan diri untuk buka usaha. Inspirasi utama ingin menjadikan passion sebagai sumber penghasilan utama,” ungkap Caroline.

Fokus di Menu Sambal

© Ratumakan Kitchen

Ratumakan Kitchen jadi nama yang dipilih untuk usaha yang dikembangkannya tersebut. Inspirasinya sederhana, karena ia menyukai kulineran dan makan-makan. Ratumakan Kitchen fokus di menu sambal yang awal idenya justru tidak disengaja.

“ Kebetulan waktu itu pernah coba cakalang kecombrang. Ternyata suka sama kecombrang. Terus cari-cari resepnya dan coba buat ternyata enak dan coba kasih ke teman juga pada suka,” lanjut Caroline.

Ratumakan Kitchen menghadirkan berbagai varian sambal yang jadi menu andalannya. Mulai dari Sambal Kecombrang, Sambal Teri Kecombrang, Sambal Cumi Asin Pete dan Non Pete, juga ada Ayam Ungkep. Dari berbagai macam varian tersebut, ia mengaku yang jadi andalan adalah Sambal Kecombrang.

Untuk pemesanannya sendiri, Caroline masih menerapkan sistem pre order maksimal H-2. Menu sambal dari Ratumakan Kitchen bisa bertahan 2 hari di suhu ruang, 7 hari di kulkas dan 2 minggu di freezer sehingga cocok menjadi stok menu pendamping di rumah.

Tantangan dan Harapan ke Depan

© Ratumakan Kitchen

Selama menjalani usaha kuliner tersebut, Caroline mengaku tantangan terbesarnya adalah soal promosi usaha. “ Tantangannya lebih ke marketing. Jadi gimana cara orang percaya dan memutuskan beli produk kita. Semua masih dilakukan sendiri dari admin, masak, dan marketing,” lanjutnya.

Ia pun memiliki harapan untuk terus bisa mengembangkan bisnis dan memperkenalkan produknya yang lebih luas lagi. “ Bisa makin dikenal di seluruh Indonesia. Bisa ekspor juga ke luar negeri karena ke depannya mau buat tambahan makanan frozen Indonesian Food. Jadi yang kangen makanan Indonesia bisa beli produk kita,” pungkasnya.

Harapan Caroline untuk mengembangkan bisnisnya pun mendapatkan dukungan penuh dari ManisdanSedap.com. Platform yang satu ini menjadi bagian dari KLY (KapanLagi Youniverse) sebagai Digital Media Network yang menaungi Liputan6.com, Merdeka.com, KapanLagi.com, Dream.co.id, Brilio.id, Fimela.com, Bola.com, Bola.net, dan Otosia.com yang membantu para pencinta kuliner dalam melakukan pre order menu favorit mereka.

Namun, nggak hanya itu saja karena ManisdanSedap.com juga mendukung para pelaku UMKM lokal. Platform ini berperan sebagai ‘etalase’ online yang memajang produk jualan mereka, jadi bisa meningkatkan promosi produk. Dilengkapi juga dengan fitur tombol pemesanan, tinggal klik saja maka kamu akan langsung terhubung ke nomor WhatsApp untuk melakukan pemesanan. Transaksi dilakukan di luar platform, jadi makin mudah!

Reporter: Maretha Norma

Yuk PO Sekarang di ManisdanSedap!