mediabangsa.com – Salah satu saksi mata dalam tragedi Halloween di Itaewon , Korea Selatan , Sabtu 29 Oktober 2022, Park Jung-hoon (21) mengungkapkan penyebab awal kejadian.

Dijelaskan Park Jung-hoon, awal insiden yang menewaskan 151 orang tersebut berasal dari pertengkaran pengguna narkoba dengan beberama orang.

Situasi semakin kacau setelah setelah seseorang tertancap sepatu hak tinggi di pahannya.

“Pertama-tama, ada orang yang menggunakan narkoba , dan mereka bentrok dengan orang lain yang menyebabkan cedera. Kemudian kantor polisi sangat ramai. Ada juga beberapa kecelakaan seperti sepatu hak tinggi tersangkut di paha seseorang,” kata Park Jung-hoon dikutip dari Reuters, Minggu 30 Oktober 2022.

Tak hanya itu, orang-orang berdesakan masuk membuat situasi semakin tidak kondusif. Bahkan Park Jung-hoon menggambarkannya seperti adegan perang.

Saksi mata lainnya, Moon Ju-young (21) mengatakan saking ramainya, aparat kepolisian terlihat tidak siap mengamankan para pengunjung.

Para pejabat setempat memperkirakan jumlah korban akan terus meningkat sepanjang hari ini.

Sebanyak 848 personel, termasuk 364 petugas pemadam kebakaran dan 142 ambulans dikerahkan untuk menangani kecelakaan itu.

Sekitar 100.000 orang berada di distrik hiburan Itaewon sepanjang hari pada hari Sabtu untuk merayakan pesta Halloween pertama tanpa masker dan langkah-langkah jarak sosial sejak awal pandemi Covid-19.

Juru bicara Presiden Yoon Suk-yeol, Lee Jae-myung mengatakan telah memerintahkan kementerian dan lembaga terkait untuk segera memberikan bantuan kepada para korban.

Yoon Suk-yeol juga mengumumkan masa berkabung untuk seluruh Korea Selatan imbas tragedi pesta Halloween di Itaewon .

“Ini benar-benar tragis. Tragedi dan bencana yang seharusnya tidak terjadi di jantung kota Seoul tadi malam,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Minggu, 30 Oktober 2022 dikutip dari Reuters.***