mediabangsa.com – JAKARTA – Para tokoh ternama ditantang menghadirkan mobil modifikasi di ajang Indonesia Modification Expo (IMX) 2022. Salah satu yang berpartisipasi yakni Andre Taulany, seorang penyanyi, komedian dan aktor. Di mana ia menyajikan BMW E30 yang ditransformasi menjadi bergaya hatchback.

Kehadiran mobil tersebut merupakan bagian dari kompetisi Perang Bintang Black Stone Live Modz Challenge 2022 di gelaran IMX. Ia bertanding melawan Atta Halilintar, Raffi Ahmad, Gading Marten dan Uya Kuya. Andre sendiri sengaja memilih BMW E30 Hatchback lantaran belum pernah ada model itu di lini E30.

BMW E30 sendiri di pasaran hanya tersedia sedan, coupe dan cabriolet. Andre mengaku konsep tersebut sampai mendapat pengakuan dari BMW E30 dunia. Untuk mendapatkan tampilan tersebut, Andre sampai mengawinkan bodi asli E30 dengan Volkswagen Golf Mk4. Lantaran ia menginginkan fungsionalitas kendaraan tetap dijaga. Untuk pengerjaan pun dipercayakan kepada Privat Auto Garage yang digawangi Posma Panggabean.

“Basisnya ini BMW E30 4 pintu, kemudian kita modif dibikin 2 pintu dulu. Motongnya bukan cuma motong, tapi pilar B itu dimundurin. Kemudian pakai pintu coupe E30 asli,” jelasnya.

Setelah dipotong, Volkswagen Golf Mk4 diimbuhkan dengan tetap mempertahankan fitur-fitur. Salah satunya kaca belakang yang memiliki heater dan wiper. Termasuk pintu bagasi yang bisa membuka ke atas. Selanjutnya kaki-kaki diperkuat dengan air suspension untuk memberikan tampilan yang bisa lebih ceper. Kemudian melengkapi tampilan luar ditambahkan roof rack dan roof box.

Masuk ke interior, Andre memilih gaya Porsche klasik. Di mana terdapat paduan fabrik bermotif jaring-jaring. “ Motif joknya tepatnya Recaro LX jaring. Itu kan di era-era 90-an lagi top-topnya,” ungkapnya.

Tantangan terbesar dalam memodifikasi BMW E30 Hatchback selain mengonversi bentuk bodi, yakni mesin dan transmisi. Ia tak menggunakan jantung pacu M10 atau M40, melainkan M42 yang dipakai pada model 318is. Lalu diubah lagi transmisinya dari manual menjadi otomatis.

“Mesin M42 kebetulan waktu itu saya punya. Karena sering dipakai balap, saya spare mesin dan ada di rak bengkel saya. Kita rapikan paralel dengan bodi, kemudian disatukan. Yang bikin pusing waktu Om Andre minta transmisi otomatis. Tapi bisa kita kerjakan, meski waktunya mepet,” jelas Posma.

Adapun pengerjaan BMW E30 Hatchback Andre Taulany memakan waktu 2,5 bulan. Di mana biaya yang dihabiskan hampir menyentuh Rp 500 juta. Mobil pun dibalut sepuhan kuning eksentrik di seluruh tubuh. Andre sengaja memilih kelir tersebut lantaran belum pernah memiliki mobil berwarna tersebut.

“Jujur saya itu dekat sekali dengan BMW E30. Di rumah sudah punya warna merah, putih dan hitam. Tapi saya belum pernah punya kuning. Dan warna ini bisa bikin aura hatchbacknya keluar banget,” tutup Andre.(MUHAMMAD HAFID / WH)