mediabangsa.com – TANGERANG – Pameran otomotif umumnya menampilkan kendaraan terbaru dari sejumlah pabrikan yang ada. Konsumen juga memanfaatkan momen tersebut untuk melihat langsung wujud dari kendaraan terbaru yang diluncurkan, selain itu mereka juga ingin merasakan secara langsung apa saja yang ditawarkan dari mobil tersebut.

Beberapa bagian yang ingin dilihat secara langsung oleh konsumen mulai dari eksterior, interior hingga pada kelengkapan fitur yang ada. Hal ini dilakukan agar pengunjung mendapatkan pengalaman dan berkenalan lebih dekat dengan kendaraan yang digemarinya.

Namun tidak jarang pengunjung pameran masih melakukan sejumlah kegiatan yang rasanya kurang etis dan tidak seharusnya saat pameran. Apalagi pameran otomotif seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) umumnya yang hadir kendaraan baru bahkan beberapa di antaranya belum dipasarkan secara resmi.

Berikut ini kami hadirkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh pengunjung pada kendaraan yang dipajang saat ke pameran otomotif.

1. Mengetuk Bodi Kendaraan

Hal tersebut tidak sepenuhnya perlu dilakukan pada mobil keluaran terbaru, pasalnya seluruh bodi kendaraan terbaru sudah dilengkapi dengan peredam. Selain itu, metode tersebut lebih cocok digunakan pada bodi kendaraan bekas untuk memastikan kualitas cat dan tidak terdapat tambalan.

Jika pengunjung tetap melakukan hal tersebut pada mobil terbaru yang ada di pameran seperti GIIAS dapat menyebabkan kerusakan pada bodi kendaraan seperti lecet dan distorsi pada cat. Sehingga kendaraan harus kembali dibersihkan agar tidak terlihat noda dan bekas sentuhan.

2. Membunyikan Klakson

Pada pameran otomotif seperti GIIAS, pengunjung pada umumnya diperbolehkan untuk memasuki ruang kabin mobil yang dipajang. Namun jangan coba-coba untuk membunyikan klakson mobil karena bisa membuat pengunjung lain tidak nyaman. Pasalnya pameran otomotif dibuka untuk umum yang dikunjungi oleh banyak orang yang juga ingin menikmati jajaran kendaraan terbaru.

3. Menyalakan Mesin Kendaraan

Saat mengunjungi pameran otomotif dan berada di booth pabrikan peserta, biasanya pengunjung juga ingin merasakan posisi berkendara di dalam kabin. Meski boleh duduk dan menyentuh ornamen yang terdapat pada ruang interior kendaraan pengunjung disarankan untuk tidak menyalakan mesin kendaraan.

Jika para pengunjung pameran ingin menyalakan mesin dan merasakan langsung performa kendaraan tersebut biasanya tersedia di area test drive. Kebanyakan kendaraan yang diluncurkan pada pameran otomotif seperti GIIAS juga menyediakan unit test drive yang bisa dijajal oleh seluruh pengunjung.

4. Memutar Kemudi/Setir

Ketika pengunjung pameran berada di dalam kabin , ada hal lain yang juga tidak boleh dilakukan salah satunya ialah memutar lingkar kemudi atau setir mobil. Hal tersebut dikarenakan dapat merusak sistem power steering pada kendaraan yang pada umumnya mesinnya dalam kondisi non aktif.

Power steering yang populer di kendaraan terdiri dari dua jenis pertama dengan sistem hidrolik dan kedua electric power steering (EPS). Pada kondisi kendaraan yang mesin mati, sistem power steering juga akan ikut tidak aktif. Otomatis lingkar kemudi akan terasa berat jika diputar dan power steering yang menggunakan sistem hidrolik atau fluida akan lebih bermasalah jika setir diputar dalam keadaan mesin mati. Hal tersebut juga bisa menyebabkan kebocoran pada pompa hidrolik dan mengakibatkan kerusakan lainnya yang tidak diinginkan.

5. Pastikan Anak Anda Selalu Dalam Jangkauan

Jika Anda mengunjungi pameran otomotif bersama dengan keluarga dan anak, selalu pastikan mereka dalam jangkauan. Karena biasanya anak-anak sangat tertarik dengan kendaraan yang dipamerkan seperti menyentuh, menaiki hingga memasuki ruang kabin kendaraan.

Orang tua diharapkan untuk memantau anak-anak untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat merusak kendaraan seperti menyentuh dengan benda-benda asing dan bersandar. Pastikan juga anak-anak Anda untuk tidak menaiki kendaraan di bagian-bagian yang tidak seharusnya seperti kap mesin, jok atau ban. Hal tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan anak-anak serta mobil-mobil yang dipajang pada ajang pameran otomotif seperti GIIAS 2022.(ALVANDO NOYA / WH)