mediabangsa.com – Resmi menjadi pasangan suami istri? Maka, kamu wajib mengetahui tips-tips serta tata cara mengatur keuangan setelah nanti menikah.

Tak seperti rancangan rencana lainnya, terkadang, rencana budgeting kerap terlupakan oleh pasangan yang hendak atau baru saja menikah.

Bila tidak segera diperbincangkan, masa depan finansial keluarga barumu bisa terancam pailit, lho.

Nah, agar kehidupan pernikahan bisa sejahtera, berikut 10 tips mengatur keuangan khusus bagi kamu yang berencana atau sudah menikah. Yuk, disimak!

1. Tentukan total penghasilan bersih

© Freepik.com

Menyadur laman Investopedia, tips mengatur keuangan yang harus kamu lakukan setelah menikah adalah untuk menentukan total penghasilan bersih.

Penghasilan bersih yang dimaksud adalah jumlah pendapatan sebelum dipotong pajak atau syarat-syarat lainnya.

Angka tersebut memang kurang berguna untuk keperluan budgeting.

Namun, perannya akan sangat besar untuk menentukan jumlah tabungan untuk keperluan tabungan pensiun, jaminan sosial, dan lain-lain.

Contohnya jika kamu sudah menikah, kamu bisa membuat budgeting atau rencana keuangan dengan menggabungkan dua penghasilan.

Kamu dan pasangan bisa menyisihkan misal masing-masing 20% penghasilan untuk keperluan mengisi rumah seperti membeli perabotan yang memerlukan pengeluaran besar, lalu beberapa persen untuk biaya hidup sehari-hari dan biaya hidup bulanan.

2. Perkirakan jumlah pengeluaran pasti

Berikutnya, ketika sudah menikah, yang perlu kamu lakukan adalah untuk memperkirakan total pengeluaran pasti.

Hal ini cukup penting agar kamu tidak perlu terlilit utang atau terhindar dari kebutuhan primer.

Pengeluaran pasti ini bisa berbentuk tagihan kredit mobil, uang sewa kos, hingga biaya makan untuk jangka waktu satu bulan.

Kamu bisa membagi penghasilan kedalam pos-pos wajib. Nah, sisanya dapat kamu gunakan untuk menabung.

3. Akun tabungan yang sama atau terpisah?

© Freepik.com

Guna mengatur keuangan setelah menikah, umumnya pasangan suami istri akan bertanya, apakah lebih baik untuk memiliki satu tabungan yang sama, atau terpisah?

Nah, menurut The Balance, opsi terbaik adalah untuk memiliki satu akun tabungan yang sama, dan satu akun terpisah.

Akun tabungan yang sama ini bisa dimanfaatkan untuk mengatur keperluan finansial keluarga, seperti membayar tagihan listrik atau keperluan rumah lain.

Di sisi lain, tabungan terpisah yang dimiliki masing-masing pasangan bisa digunakan untuk keperluan pribadi, seperti berlibur atau belanja.

4. Persiapkan dana darurat

Menyadur Kompas, pasangan suami istri perlu menyiapkan dana darurat.

Mengapa demikian? Pasalnya, setiap keluarga membutuhkan biaya untuk risiko kejadian yang tak terduga.

Dana ini sebaiknya disisihkan dari penghasilan bulanan, dan tidak boleh disentuh kecuali ada kebutuhan mendesak.

Dengan adanya persiapan dana ini, keluargamu bisa terhindar dari risiko kerugian yang lebih parah.

Contohnya jika kendaraan rusak karena kecelakaan atau ada anggota keluarga yang sakit.

5. Passive income atau investasi

Selanjutnya, untuk mengatur keuangan setelah menikah kamu dan pasangan harus memiliki passive income.

Sebab, setiap kehidupan rumah tangga memiliki rencana jangka panjang, alias untuk masa depan mereka.

Maka dari itu, pisahkan sebagian dana untuk keperluan investasi. Kelak, keluargamu akan lebih terjamin meskipun kondisi finansial sedang tidak baik.

Saat ini tersedia beragam jenis investasi yang bisa kamu dan pasangan ikuti.

Pastikan dulu berapa banyak anggaran yang kalian miliki untuk diinvestasikan dan jangan sampai mengganggu anggaran kebutuhan lainnya.

6. Perbarui surat wasiat dan dokumen hukum lainnya

© Freepik.com

Tips satu ini cukup mudah untuk dilakukan, tetapi, masih banyak pasangan yang ragu untuk melaksanakannya.

Padahal, melansir Merrill Edge, memperbarui dan menyepakati dokumen-dokumen hukum penting untuk kesejahteraan keluarga ke depannya.

Nah, agar kamu dan pasangan bisa saling sepakat, komunikasikan kebutuhan dan tujuan kalian bersama-sama.

Dalam setiap dokumen, utamakan rencana untuk sang buah hati dan cita-cita kalian ketika nanti sudah tidak bekerja.

7. Ulas rencana dan teguhkan komitmen

Terakhir, agar kamu dan pasangan bisa sukses mengatur keuangan setelah menikah, ulas seluruh rancangan rencana secara rutin.

Mengapa perlu diulas? Karena, terkadang rencana perlu direvisi karena adanya perubahan ekonomi atau faktor lainnya.

Ulas seluruh rencana tabungan dan pendapatan bulanan hingga kamu dan pasangan saling sepakat.

Bila sudah menemukan titik terang, jangan lupa untuk berkomitmen, karena satu orang saja tidak akan mampu untuk mengatur kebutuhan finansial satu keluarga.

8. Evaluasi dana untuk asuransi

Dikutip dari The Balance Career, memiliki asuransi adalah aset saat kamu sudah menikah.

Sebagai contoh, asuransi kesehatan mungkin akan lebih terjangkau dengan program-program untuk pasangan suami-istri.

Contoh lainnya, jika kamu ingin membuat perencanaan keuangan dari pendapatan kamu dan pasangan seperti membeli rumah dan juga untuk anak, life insurance dapat menjadi pilihan tepat.

© Freepik.com

9. Mendiskusikan hutang

Melansir Clever Girl Finance, salah satu tips terbaik untuk pasangan menikah adalah jujur mengenai keuangan terutama terkait hutang.

Sama pentingnya dengan mendiskusikan soal pendapatan dan passive income, hutang bukanlah hal yang memalukan dan harus diketahui pasangan.

Setelah mendiskusikannya, kamu bisa mengatur perencanaan keuangan bersama pasangan dengan lebih baik.

Contohnya jika kamu masih mempunyai utang untuk memulai usaha, maka ini perlu didiskusikan dengan pasangan.

Bagaiamana kamu mengatur keuangan agar tetap bisa membayar utang tersebut dan kebutuhan rumah tangga.

10. Jangan menutupi masalah

Hal kritikal lain yang harus diperhatikan saat mengatur keuangan setelah menikah adalah bercerita dan mengerti keadaan keuangan keluarga.

Jika keluarga kamu memiliki financial insecurities maupun money blocks, kamu bisa menceritakan dan mendiskusikannya dengan pasangan.

Dia bisa membantumu cari solusi atau menawarkan bantuan yang bisa kamu terima.

Itulah sepuluh tips penting kiat mengatur keuangan setelah kamu dan pasangan menikah.

Intinya, perhatikan seluruh kebutuhan jangka pendek serta jangka panjang keluarga.

Sebab, kehidupan rumah tangga tak hanya berfokus pada rencana hari ini, tetapi juga pada rencana-rencana tak terduga yang akan datang di kemudian hari.

Nah, sejatinya, masih banyak tips-tips finansial lainnya bagi kamu yang resmi menikah.

Penasaran? Tenang, kamu bisa segera kunjungi Glints Komunitas.

Di sana, kamu bisa sampaikan keluh dan kesahmu terkait kebutuhan finansial setelah menikah, dan sesama pengguna Glints lainnya akan selalu siap membantu.

Jadi, tunggu apa lagi? Daftar di Glints sekarang, yuk!

Sumber

    How to Create a Budget with Your Spouse (in 7 Steps)

    Money and marriage: 6 tips for a financially happy marriage

    Marriage and Money: Planning Your New Financial Life Together

    Kerepotan Mengatur Keuangan Setelah Menikah? Simak Tips Ini

    Best Financial Advice For Newlyweds: 10 Tips

    6 Tips for Managing Finances as Newlyweds